Realisme Sosialis dan Sastra Indonesia

Pramoedya Ananta Toer

Pokok-pokok pikiran ceramah pada Seminar Sastra yang diadakan Fakultas Sastra Universitas Indonesia (UI) Jakarta pada tanggal 26 Januari 1963. Pelopor yang dianggap bapak realisme-sosialis adalah Maxim Gorki. Tanggal timbulnya tak dapat ditentukan dengan pasti, tetapi kira-kira tahun 1905. Istilah realisme-sosialis itu sendiri baru timbul kira-kira tiga puluh tahun kemudian, yakni melalui ucapan Andrei Zhdanov di hadapan Kongres I Sastrawan Soviet di Moskwa pada tahun 1934. Lanjutkan membaca “Realisme Sosialis dan Sastra Indonesia”

KRITIK

Jakob Sumardjo

Kata kritik bagi kita mempunyai konotasi tidak menyenangkan. Orang tidak senang dinilai oleh orang lain. Akan tetapi, orang senang melihat orang lain menilai orang lain. Jadi, kritik itu hanya mengasyikkan sebagai ‘tontonan’.

Kritik memang tradisi baru dalam masyarakat Indonesia. Istilah kritik sendiri jelas tak ada padanannya dalam bahasa-bahasa daerah di Indonesia. Lanjutkan membaca “KRITIK”