Posted by PuJa on

(kupasan pertama dari paragraf awal, lewat esainya Dr. Ignas Kleden)
Nurel Javissyarqi
Malam ini 16 Juni 2011 bertepatan gerhana bulan total, saya lanjutkan seirama berpulangnya kegelapan, dan udara dingin pelahan menjulurkan hawa kehangatan, seturut kemauan besar menulis. Alam memberi kesaksian dari kesilapan menemui ke-juntrung-an (kejelasan), bersila di kepunden kesadaran, titik terang sepertiga malam. Ini takkan balik seperti usia menyobek kalender nyawa, daun-daun gugur berkiblat hukum alam, yang dimaui rebah memeluk kepurnaan. Bukan langkah kemendadakan, namun hitungan mencapai keyakinan. Semuanya patut dikaji ulang sebelum dihidangkan kepada anak-anak jaman, yang diluruskan setegas keris keluar warangka. (lebih…)
Filed under: Essay, PUstaka puJAngga
Tags: Essay, Ignas Kleden, Kritik Sastra, Membongkar Mitos Kesusastraan Indonesia, Nurel Javissyarqi, PUstaka puJAngga, Sutardji Calzoum Bachri
No Comments »
Posted by PuJa on

Nurel Javissyarqi
“Kritik itu semacam saudara tidak muhrim (boleh dinikahi), dan ketika sudah menikah (mengkritik) masih dapat membatalkan wudhu-nya (masih dapat digugat balik). Jikalau kritik dari sesama muhrim bisa disebut nepotisme (perkoncoan), bukanlah kritik (karena tidak boleh dinikahi), atau pujiannya tidak mampu mempengaruhi nilai. Dan kritik yang berhasil, sekali sentuh di manapun, sanggup membatalkan seluruh bidang tubuh yang dikritisi.” (Nurel Javissyarqi, 2011). (lebih…)
Filed under: Essay, PUstaka puJAngga
Tags: Essay, Ignas Kleden, Kritik Sastra, Membongkar Mitos Kesusastraan Indonesia, Nurel Javissyarqi, PUstaka puJAngga, Sutardji Calzoum Bachri
No Comments »
Posted by PuJa on
Minamoto Yorimasa (1104-1180)
Like a rotten log
half buried in the ground
my life, which
has not flowered, comes
to this sad end. (lebih…)
Filed under: Poems, PUstaka puJAngga
Tags: Agus B. Harianto, Lila Sakura, Minamoto Yorimasa, Ota Dokan, Poems, PUstaka puJAngga, Toyotomi Hideyoshi
No Comments »
Posted by PuJa on
Written by Nurel Javissyarqi
Translated by Agus B. Harianto
The streets you through creating a new wind to the world. Leaf shook the sky, the flowers touch the clouds. And what is in the lips, sweeter than pure honey northern mountains. About where you’re going? Step lively as the golden deer for her partner. (lebih…)
Filed under: Poems, PUstaka puJAngga
Tags: Agus B. Harianto, Nurel Javissyarqi, Poems, PUstaka puJAngga
No Comments »