Home | Login

PUstaka puJAngga

  • [PUstaka puJAngga]
  • Kalender

    Januari 2020
    S S R K J S M
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    2728293031  
    « Okt   Mar »
  • Pages

    • [PUstaka puJAngga]
  • Catagories

    • Ballad (3)
    • Ballads of Too Early Destiny (14)
    • Berita Utama (10)
    • Book of the Angels (25)
    • Canting (16)
    • Essay (190)
    • Interview (12)
    • Kulya* in deep space of Philosophy (14)
    • Poems (42)
    • Poetry (19)
    • PUstaka puJAngga (366)
    • Review (8)
    • Short Story (13)
  • Arsip

    • September 2021
    • Agustus 2021
    • Juli 2021
    • Juni 2021
    • Mei 2021
    • April 2021
    • Maret 2021
    • Februari 2021
    • Januari 2021
    • Oktober 2020
    • September 2020
    • Juli 2020
    • Juni 2020
    • Mei 2020
    • April 2020
    • Maret 2020
    • Januari 2020
    • Oktober 2019
    • April 2019
    • Maret 2019
    • Desember 2018
    • Agustus 2018
    • Juli 2018
    • Mei 2018
    • April 2018
    • Maret 2018
    • Desember 2017
    • November 2017
    • Oktober 2017
    • September 2017
    • Agustus 2017
    • Juli 2014
    • Agustus 2013
    • Juli 2013
    • Maret 2013
    • Desember 2012
    • Oktober 2012
    • Agustus 2012
    • Mei 2012
    • Desember 2011
    • November 2011
    • Oktober 2011
    • September 2011
    • Agustus 2011
    • Juni 2011
    • Mei 2011
    • Januari 2011
    • Desember 2010
    • November 2010
    • Oktober 2010
    • September 2010
    • Agustus 2010
    • Juli 2010
    • Juni 2010
    • Mei 2010
    • April 2010
    • Maret 2010
    • Februari 2010
    • Januari 2010
    • Oktober 2009
    • September 2009
  • Link

    • Ahmad Syauqillah
    • Bantar Sastra Bengawan
    • Forum Sastra Jombang
    • Forum Sastra Lamongan
    • Ichsa Chusnul Chotimah
    • Javissyarqi Muhammada
    • Lathifa Akmaliyah
    • Media APSAS (Apresiasi Sastra)
    • Media Dunia Sastra
    • Media Jawa Timur
    • Media Lamongan
    • Media Ponorogo
    • Media Sastra Indonesia
    • Media Sastra Nusantara
    • Media Seputar Indonesia
    • Media Seputar Pendidikan
    • Nurel Javissyarqi
    • Nurel Javissyarqi dan Para Apresian
    • Pasar Seni Indonesia
    • Pembebasan Sastra
    • Penerbit PUstaka puJAngga
    • Puisi-Puisi Indonesia
    • Sajak-Sajak Pertiwi
    • Sanggar Lukis Alam
    • Sastra Gerilyawan
    • Sastra Luar Pulau
    • Sastra Pemberontak
    • Sastra Perlawanan
    • Sastra Pesantren
    • Sastra Revolusioner
    • Sastra Tanah Air
    • Sastra-Indonesia.com
    • Sayap Sembrani
    • SelaSastra Boenga Ketjil
    • Seputar Sastra Indonesia
    • Seputar Sastra Semesta
    • Sosial Media Sastra
    • Wislawa Dewi
    • World letters
  • Visitor


    • widget
  • Visitor Locations

    Locations of visitors to this page

  • Sudah diterbitkan majalah Koreana edisi musim dingin 2019!

    Posted by PuJa on Januari 18, 2020

    Tidak lama lagi bisa dibaca juga di <www.koreana.or.kr>
    Korea Foundation

    DARI BUSAN MEMBANGUN KEMITRAAN BAGI PERDAMAIAN

    Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana tiba di Gimhae Air Force Base, Busan, Korea Selatan pada 23 November 2019 yang lalu, untuk menghadiri rangkaian acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-Korea Selatan. KTT yang memperingati 30 tahun kemitraan ASEAN dan Korea Selatan bertemakan “Kemitraan bagi Perdamaian, Kesejahteraan bagi Semua”. Selama di Busan, Presiden RI tersebut mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan dengan beberapa CEO Korea Selatan. Tentu ini pertemuan yang luar biasa.

    Sungguh menarik fitur khusus Koreana Musim Dingin 2019 kali ini mengangkat tema Busan. Busan sebagai kota terbesar kedua setelah Seoul memiliki banyak keistimewaan, misalnya pantai-pantainya yang indah, kota pelabuhan yang selalu hidup, pusat perfilman, dan sebagainya. Karenanya sungguh masuk akal jika Busan dipilih sebagai tempat penyelenggaraan KTT Asean tersebut.

    Busan juga muncul sebagai latar dalam cerita pendek “Hari-Hari di Mildawon” karya Kim Dong-ni, seorang sastrawan terkemuka dalam sejarah sastra Korea. Cerita pendek ini layak untuk dibaca sebab mengisahkan hari-hari kehidupan seniman, entah itu pelukis, sastrawan, pemusik, dan sebagainya. Suka duka hidup seniman dipaparkan secara apik.

    Jangan lupa membaca pula perdebatan antara fakta dan fiksi dalam film. Perdebatan itu muncul dipicu oleh kritik pengamat bahwa film-film Korea yang bersumberkan sejarah, banyak yang menyimpang dari fakta sejarah tersebut. Degresi fakta sejarah itu lahir karena kepentingan popularitas lebih ditonjolkan daripada nilai historisnya.

    Sambil membayangkan guguran salju di musim dingin, selamat menjelajahi Koreana dari halaman depan hingga halaman terakhir. Anda pasti terpaku pada setiap kalimat yang memberikan informasi tentang Korea secara gamblang dan jernih, sambil membangun kemitraan dalam perdamaian.

    Koh Young Hun
    Pemimpin Redaksi Koreana Edisi Bahasa Indonesia.
    http://sastra-indonesia.com/2020/01/dari-busan-membangun-kemitraan-bagi-perdamaian/

    Filed under: Essay, PUstaka puJAngga

    Leave a Reply

    You must be logged in to post a comment. [Disabled, because any spamms]

    «Menimbang Nurel yang Menimbang Sutardji Calzoum Bachri SATU PUISI MILAN DJORDJEVIC »

    ©2008-2025. PUstaka puJAngga. By PUstakapuJAngga.com. All rights Reserved