Menikmati Perjalanan “Sang Kretek”
Posted by PuJa on Februari 2, 2021Hendriyo Widi
Judul Buku: Pramoedya Ananta Toer dari Dekat Sekali Penulis: Koesalah Soebagyo Toer Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia Cetakan: I, Juli 2006 Tebal: xiv + 266 halaman Peresensi: Bagja Hidayat ruangbaca.com Pramoedya Ananta Toer, penulis Indonesia paling terkenal itu, punya ilmu kebal. Ilmu itu didapatnya ketika muda dari seorang dukun di Tanah Abang. Pram dan seorang pamannya […]
Asep Sambodja oase.kompas.com Ada pernyataan Pramoedya Ananta Toer yang membuat saya masygul. Dalam buku Saya Ingin Lihat Semua Ini Berakhir (Depok: Komunitas Bambu, 2008), Pramoedya Ananta Toer mengatakan kepada Kees Snoek bahwa sejak berumur 17 tahun, dirinya sudah menolak wayang, karena wayang pada dasarnya hanya omong kosong belaka.
Mustafa Ismail, Arif Zulkifli, Hermien Y. Kleden, Mardiyah Chamim majalah.tempointeraktif.com, 4 Mei 1999 SEBELUM berangkat, Pram bersedia menerima Mustafa Ismail, Arif Zulkifli, Hermien Y. Kleden, Mardiyah Chamim, dan fotografer Robin Ong dari TEMPO hingga beberapa kali. Sembari mengenakan kaus putih dan kain sarung, Pram, ketika menjawab pertanyaan TEMPO, sesekali suaranya meninggi dan keras tatkala menjawab […]