Written by Nurel Javissyarqi
Translated by Agus B. Harianto
KEPADA SPANYOL
José de Espronceda
Percuma kini megah menara ditembok batu dan kekayaan sumber-sumbermu.
Tunjukkan daku sisa pusaka pahlawan perkasa, yang mewangi namamu dengan waninya. (lebih…)
Written by Nurel Javissyarqi
Translated by Agus B. Harianto
Nukilan dari GRAND TESTAMENT XVIII
François Villon
“Apa kauperbuat” datang tanya tiba-tiba,
“Sampai tersangka jadi pencuri di lautan?”
Yang ditanya buru-buru menjawab tanya:
“Kenapa aku pencuri kaunamakan?
Karena aku membajak di lautan?
Dengan hanya sebuah kapal kecil dan lemah? (lebih…)
Written by Nurel Javissyarqi
Translated by Agus B. Harianto
MABUKLAH!
Charles Baudelaire
Meski selalu mabuk. Terang sudah: itulah masalah satu-satunya. Agar tidak merasakan beban ngeri Sang Waktu yang meremukkan bahu serta merundukkan tubuhmu ke bumi, mestilah kau bermabuk-mabuk terus-terusan. Tetapi dengan apa? Dengan anggur, dengan puisi, dengan kebajikan, sesuka hatimu. Tetapi mabuklah! (lebih…)
Written by Nurel Javissyarqi
Translated by Agus B. Harianto
KEPADA PENYAIR
Alexander Pushkin
Pantangkan penyair, mengharap sanjung yang ramai.
Riuh tepuk mereka sebentar mati gemanya;
Lalu kaudengar putusan timbangan Pak Tolol
Dan ketawa halayak yang bikin hati patah;
Tapi andai kau teguh, tak guncang dan sederhana,
Rajalah engkau dan nasib raja hidup sendiri. (lebih…)