Written by Nurel Javissyarqi
Translated by Agus B. Harianto
MABUKLAH!
Charles Baudelaire
Meski selalu mabuk. Terang sudah: itulah masalah satu-satunya. Agar tidak merasakan beban ngeri Sang Waktu yang meremukkan bahu serta merundukkan tubuhmu ke bumi, mestilah kau bermabuk-mabuk terus-terusan. Tetapi dengan apa? Dengan anggur, dengan puisi, dengan kebajikan, sesuka hatimu. Tetapi mabuklah! (lebih…)
Written by Nurel Javissyarqi
Translated by Agus B. Harianto
KEPADA PENYAIR
Alexander Pushkin
Pantangkan penyair, mengharap sanjung yang ramai.
Riuh tepuk mereka sebentar mati gemanya;
Lalu kaudengar putusan timbangan Pak Tolol
Dan ketawa halayak yang bikin hati patah;
Tapi andai kau teguh, tak guncang dan sederhana,
Rajalah engkau dan nasib raja hidup sendiri. (lebih…)
Written by Nurel Javissyarqi
Translated by Agus B. Harianto
KEPADA TOMMASO DEI CAVALIERI
Michelangelo
Karena matamu aku melihat cahaya nikmat,
Yang tidak nampak lagi oleh mata sendiri,
Dan walau aku lumpuh, kuberanikan hati
Memikul beban, karena yakin kakimu kuat. (lebih…)