Posted by PuJa on Maret 16, 2010
Written by Nurel Javissyarqi Translated by Agus B. Harianto TENTANG KEMATIAN John Keats Mungkinkah mati itu: tidur, bila hidup hanyalah mimpi, Dan gambaran bahagia luput seperti hantu berlalu? Segala kesenangan fana seakan-akan hayali. Betapapun, hemat kita: matilah terperih antara pilu.
Filed under: Essay, PUstaka puJAngga
1 Comment »
Posted by PuJa on
Written by Nurel Javissyarqi Translated by Agus B. Harianto SAJAK TERAKHIR Robert Desnos Begitu keras kau kumimpikan Begitu banyak aku berjalan, begitu rupa bicara Begitu kucinta bayang-bayangmu Hingga bagiku dirimu tiada lagi tersisa Tinggallah bagiku jadi bayang-bayang di antara bayang-bayang
Filed under: Essay, PUstaka puJAngga
Posted by PuJa on Maret 14, 2010
written by Nurel Javissyarqi Translated by Agus B. Harianto Percy Bysshe Shelley (August 4, 1792 – July 8, 1822), English poet born in Field Place (Sussex) and died in Spizzia (Italy). Secondary school at Eton, and he entered the University of Oxford (soon after he expelled in the matter of his pamphlet The Necessity of […]
Filed under: Essay, PUstaka puJAngga
Posted by PuJa on
Written by Nurel Javissyarqi Translated by Agus B. Harianto PELAIANG* Hermann Hesse Malam benderang oleh cahaya kilat Dan menggerenyet dalam sinar memutih Dan berkedip ganas, goncang dan mencolok Di atas hutan, sungai dan mukaku pucat.
Filed under: Essay, PUstaka puJAngga