Posted by PuJa on Februari 2, 2021
Pertukaran Pendapat antara Goenawan Mohamad dan Pramoedya Ananta Toer Betapa superfisialnya retorika Neo Pujangga Baruisme Goenawan Mohamad dibanding bahasa otobiografis Pramoedya Ananta Toer! Kita bisa gampang menilai siapa yang cuma berbasa basi dalam pertukaran pendapat di bawah!!! (Saut Situmorang) Surat Terbuka buat Pramoedya Ananta Toer Goenawan Mohamad Tempo, Edisi 000409-005/Hal. 96 Kolom
Filed under: Essay, PUstaka puJAngga
Posted by PuJa on Februari 1, 2021
Judul asli Bahasa Jerman: Vor dem Gesetz
Filed under: PUstaka puJAngga, Short Story
Posted by PuJa on
K.H. A. Azis Masyhuri Indahnya Menuangkan Gagasan dalam Tulisan “Menulis adalah sebuah eksotisme, bahkan membuat segala sesuatu menjadi indah”. Begitulah kata Tahar Ben Jelloun. Dan memang aktifitas menulis pada dasarnya merupakan salah satu pilihan berkreatifitas yang cukup menantang dalam rangka aktualisasi diri bagi mereka yang bergelut dengan dunia pengetahuan dan intelektualitas. Termasuk di dalamnya masyarakat […]
Filed under: Essay, PUstaka puJAngga
Posted by PuJa on Januari 25, 2021
Written by Nurel Javissyarqi Translated by Muhammad Muhibbuddin I Raden Mas Subroto meditated to face Sang Hyang Widi. He in the long time meditated in love for Suminten to be his beloved until he was dead.
Filed under: Ballad, Poems, Poetry, PUstaka puJAngga