Memahami Keberatan Nurel dalam bukunya MMKI
Posted by PuJa on Agustus 20, 2018“Kun Fayakun” ; Kata, Makna, beserta Rujukannya Mahmud Jauhari Ali *
“Kun Fayakun” ; Kata, Makna, beserta Rujukannya Mahmud Jauhari Ali *
Sofyan RH. Zaid
Nurel Javissyarqi * Saya tak menyangka kalau buku “Membongkar Mitos Kesusastraan Indonesia” bakal dibedah di Pusat Dokumentasi Sastra H.B. Jassin. Jangan-jangan ini lamunan saja, karena kebetulan tengah baca ulang buku susunannya ‘Paus Sastra Indonesia’ yang bertitel “Kontroversi Al-Qur’an Berwajah Puisi,” Grafiti 1995, tentunya lagi berseberangan.
(kupasan ke empat dari paragraf lima dan enam, lewat esainya Dr. Ignas Kleden) Nurel Javissyarqi I Taufiq Ismail: “Enak jadi penyair daripada yang lain.” A Mustofa Bisri: “Enaknya gimana?” Taufiq Ismail: “Kalau orang baca syair sampean keliru, misalnya. Yang disalahkan ndak sampean, yang disalahkan dirinya sendiri.” A Mustofa Bisri: “Wah saya ndak paham ini, terlalu […]