Posted by PuJa on April 29, 2021
Eka Kurniawan * Tugas seorang penulis, dan intelektual secara umum, adalah bersuara. Tapi sejarah memperlihatkan, ada kalanya penulis memilih pesan bisu. Satu waktu, Gabriel García Márquez dan Mario Vargas Llosa pergi menonton film di bioskop. Entah apa yang terjadi di dalam, keduanya terlibat adu jotos.
Filed under: Essay, PUstaka puJAngga
Posted by PuJa on April 12, 2021
Wawancara di bawah ini, diambil dari Grup Facebook Apresiasi Sastra (APSAS) Indonesia
Filed under: Interview, PUstaka puJAngga
Posted by PuJa on Maret 1, 2021
Gabriel García Márquez Penerjemah: Rambuana ** Saat itu hari Selasa di Cali. Pria itu, yang baginya akhir pekan adalah sebuah periode yang keruh tak berujung–tiga hari tanpa bekas–telah mengangkat gelas demi gelas dengan pantas dan cekatan dan keras kepala hingga tengah malam pada hari Minggu. Pada Selasa pagi, saat dia membuka mata dan merasa kamarnya […]
Filed under: PUstaka puJAngga, Short Story
Posted by PuJa on
Bre Redana * Kompas, 15 Des 2019 Saya tidak ingin dikenang untuk One Hundred Years of Solitude, tidak pula untuk penghargaan Nobel, tetapi untuk koran. Saya lahir sebagai wartawan dan sekarang ini lebih dari segalanya saya adalah seorang reporter. Itu ada dalam darah saya. Itulah yang diucapkan Gabriel Garcia Marquez (1927-2014), penulis yang harus diketahui […]
Filed under: Essay, PUstaka puJAngga