Posted by PuJa on Februari 2, 2021
(Pramoedya Ananta Toer, 1925-2006) Yudhis M. Burhanudin * balipost.co.id Pramoedya Ananta Toer telah pergi untuk selamanya pada Minggu (30/4) lalu akibat serangan jantung. Dia seorang sastrawan yang cukup produktif dan sempat hidup di empat era berbeda — masa-masa prakemerdekaan, era Orde Lama, era Orde Baru, dan era Reformasi. Tentang Pram, demikian panggilan akrab sastrawan senior […]
Filed under: Essay, PUstaka puJAngga
Posted by PuJa on
Catatan Buku Biografi Pramoedya Ananta Toer (1925-2006) Rama Prabu * oase.kompas.com Membincangkan Pramoedya Ananta Toer atau lebih dikenal Pram memang tak ada habis-habisnya, terbukti satu lagi buku biografi menambah khasanah dalam hal itu. Pram memang menarik untuk dibahas, dari sudut manapun terlebih jalan hidupnya yang berliku tak sewajarnya sebagai seorang tokoh perjuangan yang pada akhirnya […]
Filed under: Essay, PUstaka puJAngga
Posted by PuJa on
Wawancara Pramoedya Ananta Toer oleh Triyanto Triwikromo suaramerdeka.com SIAPA bilang sastrawan Pramoedya Ananta Toer pikun? Jika pikun, pria kelahiran Blora, 6 Februari 1925 ini, pasti tidak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan masa lalu. Jika pikun, pengarang tetralogi Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah dan Rumah Kaca ini tentu tidak mengingat sepatah pun kisah […]
Filed under: Interview, PUstaka puJAngga
Posted by PuJa on
Alimuddin blog.harian-aceh.com PENYERAHAN nobe sastra selalu memunculkan perdebatan setelahnya. Pro kontra bermunculan. Siapa yang lebih berhak dan apa alasannya menjadi tema ulasan? Beberapa tahun belakangan, menjelang pemberian hadiah Nobel Sastra, nama Pramoedya Ananta Toer santer dibicarakan. Pramoedya menjadi satu-satunya sastrawan dar Indonesia yang menjadi nominasi beberapa kali untuk memdapatkan hadiah sastra paling prestisius itu. Akan […]
Filed under: Berita Utama, PUstaka puJAngga