Posted by PuJa on
Karya: Ernest Hemingway
Penerjemah: Rambuana *
Ia masuk ke dalam kamar untuk menutup jendela, saat kami masih di tempat tidur dan kulihat ia tampak sakit. Ia menggigil, wajahnya pasi, dan ia berjalan pelan seakan linu, meski hanya untuk bergerak.
“Ada apa, Schaltz?”
“Aku sakit kepala.”
“Sebaiknya kamu kembali tidur.”
“Tidak. Aku tidak apa-apa.” (lebih…)
Filed under: PUstaka puJAngga, Short Story
Tags: Ernest Hemingway, PUstaka puJAngga, Rambuana, Sastra-Indonesia.com, Short Story
No Comments »
Posted by PuJa on
Ary Cahya Utomo *
pelitaku.sabda.org
1. Pendidikan
Sebagai putra sulung tokoh Institut Boedi Oetomo, Pram kecil malah tidak begitu cemerlang dalam pelajaran di sekolahnya. Tiga kali tak naik kelas di Sekolah Dasar, membuat ayahnya menganggap dirinya sebagai anak bodoh. Akibatnya, setelah lulus Sekolah Dasar yang dijalaninya di bawah pengajaran keras ayahnya sendiri, sang ayah, Pak Mastoer, menolak mendaftarkannya ke MULO (setingkat SLTP). (lebih…)
Filed under: Canting, PUstaka puJAngga
Tags: Ary Cahya Utomo, Canting, Pramoedya Ananta Toer, PUstaka puJAngga, Sastra-Indonesia.com
No Comments »
Posted by PuJa on
Katrin Bandel *
Pramoedya Ananta Toer mungkin merupakan sastrawan Indonesia yang paling banyak dibahas dan dikaji di luar Indonesia. Bahkan, selama karyanya dilarang beredar di Indonesia, hanya peneliti di luar negeri – baik orang asing maupun orang Indonesia yang bermukim di negara lain – yang bebas membahas karya Pramoedya. Salah satu hasil kajian tersebut kini hadir dalam terjemahan Indonesia, yaitu buku berjudul Pramoedya Ananta Toer: Luruh dalam Ideologi yang diterbitkan oleh Komunitas Bambu pada bulan Januari 2012. (lebih…)
Filed under: Essay, PUstaka puJAngga
Tags: Essay, Katrin Bandel, Pramoedya Ananta Toer, PUstaka puJAngga, Sastra-Indonesia.com
No Comments »
Posted by PuJa on
Dudi Rustandi
Hampir tak dapat dipungkiri bahwa titik tolak pencerahan dan gelisah hidupku tak dapat dipisahkan dari pengaruh kedua tokoh yang berbeda secara geografis seperti disebut pada judul; Syariati dan Pram, kedua tokoh tersebut dapat dikatakan merupakan satu generasi walau berbeda tempat pijakan, ia sama-sama berada pada satu ruang yang sama dalam memperjuangkan bangsanya masing-masing; berjuang melalui tulisan. (lebih…)
Filed under: Essay, PUstaka puJAngga
Tags: Ali Syariati, Dudi Rustandi, Essay, Pramoedya Ananta Toer, PUstaka puJAngga, Sastra-Indonesia.com
No Comments »